Melatih Kemandirian Anak

Setiap orangtua pastinya menginginkan anak-anaknya bisa mandiri. Kemandirian seorang anak tidaklah muncul tiba-tiba, ia perlu dilatih dan dibiasakan sedari dini. Pembiasaan dan latihan inilah yang perlu diajarkan orangtua dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Kebanyakan orangtua menginginkan anaknya mandiri namun tidak banyak orangtua yang mau terlibat aktif dalam proses kemandirian itu sendiri. Alasan sibuk, lelah bekerja dan sudah ada si “mbak” membuat proses kemadirian anak pada akhirnya kurang melekat dan anak lebih senang bergantung pada pengasuh atau orang-orang terdekatnya. 
Kondisi yang kerap ditemui orangtua justru dipenuhi kekhawatiran atau tidak mau repot dengan hal-hal sederhana yang ingin coba dilakukan oleh si anak. Ketika anak ingin menaiki tangga atau sesuatu yang tinggi perasaan yang muncul pertama kali adalah anak “pasti” jatuh dan harus dicegah. Keinginan anak untuk mengeksplorasi lingkungannya adalah wujud dari berkembang dan berfungsinya kematangan berpikir yang semakin baik. Pada saat inilah anak membutuhkan kesempatan, pengarahan serta pengawasan orangtua yang bijak.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan orangtua dalam melatih kemandirian anak:
·    Memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri.
Orangtua harus fokus pada usaha dan menghindari kritik dari apa yang telah dilakukan anak. Orangtua harus meberikan penghargaan pada anak ketika ia dapat melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri.
·    Memberikan kesempatan untuk membantu tugas-tugas yang menantang.
Orangtua harus mendorong pada anak untuk mencoba melakukan hal-hal dan tantangan yang baru. Hal ini akan membuat anak memiliki perasaan kompeten.
·     Mendorong anak agar berani dalam membuat keputusan.
Orangtua harus mulai mendorong anak dalam membuat keputusan sejak anak-anak usia dini.  Pilihan yang diberikan harus sederhana, misalnya membiarkan anak memilih mana pakaian yang ingin ia pakai. Anak-anak belajar membuat pilihan yang baik dengan diberikan kesempatan memilih berbagai pilihan.
·    Orangtua menjadi model bagi anak dalam menunjukkan sikap tangung jawab dan mandiri
Anak-anak belajar dengan melihat apa yang dilakukan orangtuannya.salah satu cara terbaik untuk mengajarkan anak memiliki tanggung jawab dan mandiri adalah menunjukkan sikap bertanggung jawab dan mandiri. Orangtua harus memberi contoh dan menunjukkan pada anak tidak ragu-ragu dalam membuat keputusan.
·     Memberikan bantuan dan dorongan pada anak untuk memecahkan masalahnya sendiri
Orangtua dapat mendorong anak-anaknya agar menemukan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Keterampilan memecahkan masalah akan sangat berguna bagi kehidupan anak-anak nantinya. Anak-anak juga akan mengembangkan kepercayaan diri dan kemandirian dengan keterampilan tersebut.
·       Memberikan anak dorongan untuk berani mengambil risiko.
Dalam keberanian mengambil risiko, anak-anak belajar menghadapi kegagalan. Namun banyak orangtua yang berusaha melindungi anak dari kegagalan yang akan mengecewakannya. Anak-anak perlu belajar mengambil risiko untuk perkembangan diri mereka sehingga ia akan memiliki pengalaman akan kegagalan dan belajar bagaimana mengatasi kegagalan tersebut.
·    Mendampingi anak untuk memberikan dukungan hanyak ketika ia membutuhkannya.
Orangtua dapat berusaha untuk hadir dan mendukung anak ketika ia membutuhkan bantuan. Kehadiran orangtua dalam mendukung anak ketika ia membutuhkan akan membuat anak memiliki kepercayaan diri dalam mengeksplorasi dunianya.
·    Memberikan penghargaan pada anak
Orangtua harus menunjukkan penghargaan pada anak ketika ia menanpilkan perilaku bertangggung jawab dan mandiri. Orangtua akan berusaha memperlihatkan perilaku penghargaan mereka pada anak dan menghargai semua usaha anak.
·     Memberikan disiplin yang wajar
Anak-anak membutuhkan rasa aman. Anak-anak perlu mengetahui apa yang harus diharapkan pada orangtuanya dan apa yang orangtua harapakan dari mereka. Dengan displin yang konsisten anak-anak belajar mengetahu apa yang diharapkan dari mereka.
·    Memberikan anak tanggung jawab
Sebagian besar anak ingin membantu orangtuannya dan ingin merasa dibutuhkan. Salah satu cara yang terbaik dalang mengajarkan tanggung jawab adalah memberikan kesempatan pada mereka untuk bertanggung jawab. Orangtua juga perlu menyediakan waktu untuk menunjukkan pada anak-anaknya bagaimana cara melakukan sesuatu dengan benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar