Anda tidak mungkin bersikap konsisten untuk
sementara. Anda harus bersikap konsisten sepanjang waktu. Berikut ini tujuh
strategi yang dapat membantu Anda bersikap lebih konsisten. Sebuah tingkahlaku yang diprioritaskan adalah
sebuah tingkahlaku yang akan Anda kelola dengan ketekunan dan perhatian yang
khusus. Sebuah tingkahlaku yang diprioritaskan bisa juga kenakalan. Banyak anak
mengembangkan pola-pola perilaku nakal. Tingkahlaku-tingkahlaku yang
diprioritaskan membantu Anda memusatkan perhatian. Memang sukar bersikap
konsisten terhadap setiap kenakalan. Ingatlah untuk bersikap positif. Setiap
kenakalan punya kebalikannya, kalau Anda bersikap konsisten terhadap
tingkahlaku-tingkahlaku yang diprioritaskan, tindakan itu akan punya pengaruh
positif terhadap semua tingkahlaku lain. Anak-anak Anda akan menggeneralisir
apa yang mereka pelajari dari situasi ke situasi yang lain.
Buatlah tanda-tanda yang dapat
dilihat yang dapat mengingatkan Anda untuk tetap konsisten
Menggunakan pengingat yang dapat dilihat merupakan
strategi kedua yang dapat membantu Anda bersikap lebih konsisten. Tuliskan
catatan-catatan kecil bagi diri Anda sendiri. Catatan-catatan dan tanda-tanda
membantu Anda ingat untuk konsisten. Hal-hal itu membantu Anda untuk memusatkan
perhatian pada perilaku-perilaku yang diprioritaskan.
Belajar bersabar
Orangtua ingin perubahan terjadi dengan
cepat----anak-anak tidak. Anak-anak tidak dapat dengan mudahnya mengubah pola
tingkahlaku keliru mereka. Memang susah untuk menjadi sabar. Anda ingin
langsung mendapatkan hasil dari usaha dan niat Anda itu. Renungkan hal-hal
tersebut dari sudut pandang anak-anak.
Pilih waktu yang baik
Kalau Anda ingin mengawali sebuah rencana baru atau
memulai suatu teknik disiplin baru bagi anak-anak Anda, pilihlah waktu awal
yang baik. Ini akan memberi waktu dan landasan yang Anda butuhkan untuk
bersikap konsisten.
Perhatikan waktu dalam sehari
Ada tiga blok setiap hari yang berkaitan dengan
meningkatnya kenakalan. Riset menunjukkan bahwa waktu yang paling sulit dalam
sehari bagi para orangtua dan waktu anak-anak adalah waktu antara usai sekolah
dan makan malam. Yang disimpulkan oleh kajian-kajian ini adalah waktu ini
merupakan saat dimana kadar gula darah setiap orang sedang rendah. Ini membuat
kita mudah marah. Bersikap peka terhadap saat-saat sulit ini akan membantu Anda
memusatkan perhatian dan bersikap konsisten.
Perhitungkan tantangan
Anak-anak akan mengikuti Anda. Tak peduli betapa
seksamanya Anda menysun rencana dan tidak peduli betapa kuatnya niat Anda,
anak-anak Anda akan melawan perubahan. Kenakalan-kenakalan akan semakin meningkat. Kalau terjadi, jangan putus asa. Ini
wajar. Menyadari hal ini akan membantu Anda untuk bersikap lebih konsisten
selama periode-periode tadi.
Buatlah Komitmen
Konsistensi merupakan salah satu faktor paling
penting dalam menentukan keberhasilan menjadi orangtua. Konsistensi mengajarkan
apa yang kita harapkan dari anak-anak. Memahami pentingnya konsistensi akan
membuat Anda bersikap lebih konsisten. Konsistensi merupakan ungkapan kasih dan
perhatian. Kalau Anda bersikap konsisten, anak-anak Anda akan memiliki disiplin
diri yang lebih baik.
Inkonsistensi menyebabkan anak-anak menjadi
tidak yakin akan dirinya sendiri. Sikap tidak konsisten membuat anak-anak
merasa tidak penting. Kebingungan ini akan memaksa mereka untuk berbohong,
memanfaatkan situasi-situasi yang tidak jelas. Sejumlah tertentu kenakalan
wajar-wajar saja terjadi pada setiap anak. Jika Anda menanggapi kenakalan
secara konsisten, kenakalan itu akan berkurang. Kalau Anda menanggapi kenakalan
itu secara tidak konsisten, kenakalan itu akan meningkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar