Jika Harus Memukul Anak


Memukul pantat merupakan suatu bentuk hukuman. Beberapa orang mengatakan bahwa memukul pantat itu manjur. Orang lain mengatakan bahwa memukul pantat itu tidak manjur. Tidak mengherankan kalau banyak orang bingung soal memukul pantat ini. Daripada memukul atau mencubit, hukuman pukul pantat buat anak dianggap lebih aman karena pantat lebih empuk dan kalaupun dipukul hanya akan terasa sakit sebentar. Sebaiknya hentikan pikiran seperti itu, jangan lagi memberi hukuman pukul pantat pada anak. 

Apa yang terjadi bila Anda memukul pantat
Anda mungkin pernah melihat seorang ibu memukul pantat anaknya karena sang anak tidak patuh pada perintahnya atau karena sang anak melakukan kesalahan. Atau mungkin Anda sendiri tanpa disadari pernah memukul pantat anak Anda karena kesal akan perilakunya. Memang alasan mengapa Anda memukul pantat anak Anda ialah untuk memperingatkan dan mendisiplinkannya agar ia tidak berbuat nakal dan menuruti perintah Anda.
Pemukulan pantat biasanya menghentikan kenakalan seorang anak. Pola ini terjadi karena memukul pantat memberikan kendali eksternal bagi anak-anak. Memukul pantat tidak mendorong anak-anak untuk membuat keputusan-keputusan yang bertanggungjawab. Masalah akan timbul dalam sebuah keluarga salah satu orangtua memukul pantat dan yang lain tidak. Ini bisa mengakibatkan anak-anak menghindari orangtua yang memukul pantat itu. Memukul pantat punya akibat-akibat sampingan. Pemukulan pantat itu memalukan. Rasa malu menyebabkan anak-anak menjadi marah atau berpikir untuk membalas dendam.


Tiga cara menerapkan pemukulan pantat sebagai hubungan
Pendekatan impulsif
Pendekatan impulsif juga dikenal sebagai metode “sepanjang hari.” Pendekatan ini lebih lazim digunakan pada anak-anak kecil. Orangtua macam ini tidak pernah terlalu serius dengan pukulan sebenarnya. Pendekatan ini tidak mempunyai efek langgeng terhadap kenakalan seorang anak. Pendekatan ini tak akan mengajar mereka untuk dapat membuat keputusan-keputusan yang lebih baik. Anak-anak yang sering dipukul pantatnya akan merasa bahwa segala sesuatu yang mereka kerjakan keliru. Ini akan menciptakan harga diri yang buruk dan hilangnya rasa percaya diri. Pendekatan impulsif bukan hukuman yang efektif karena pendekatan ini tidak mengurangi kebutuhan akan memukul pantat itu. Orangtua yang menggunakan pendekatan impulsif jarang menggunakan perbaikan-perbaikan positif untuk mengubah kenakalan anaknya.

Pendekatan amarah
Pendekatan ini merupakan pendekatan yang paling biasa. Kalau Anda memukul pantat dalam keadaan marah, seringkali Anda membalas dendam. Anda membiarkan kekecewaan Anda menumpuk sampai meledak. Kemudian Anda membalas dengan rasa dendam, kadang-kadang menghina dan mempermalukan anak Anda. Kalau amarah Anda menjebak Anda dalam suatu tindakan pemukulan pantat, buatlah niat itu berhenti. Akan diperlukan pengendalian diri dan pemikiran ulang. Memukul pantat dalam keadaan marah merupakan kebiasaan yang pantas diubah.


Pendekatan terencana
Pendekatan ini berarti bahwa Anda memberitahu anak Anda bahwa tingkahlaku nakal tertentu akan menyebabkan pantatnya dipukul. Kalau Anda melakukan pemukulan pantat sebagai bagian dari suatu rencana menyeluruh, tindakan itu lebih manjur daripada kalau Anda menggunakannya secara impulsif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar