Semua anak membutuhkan dan
menginginkan perhatian dari orangtuanya. Kebutuhan akan perhatian ini, bisa
dimanfaatkan orangtua untuk membentuk perilaku anak menjadi semakin seperti
yang diharapkan. Sayangnya, orangtua seringkali salah memberikan perhatian, sehingga
anak tidak jadi lebih baik perilakunya. Kebanyakan orangtua, justru memberikan
perhatian kepada perilaku-perilaku anak yang tidak disukai, mereka menegur anak
ketika melihat anak melakukan apa yang tidak baik, sementara ketika anak
melakukan apa yang baik, orangtua membiarkan anak begitu saja.
Memuji adalah salah satu cara
memberikan perhatian positif, meskipun perhatian positif dapat juga ditunjukkan
dengan banyak cara lain. Di banyak keluarga kita, maupun di lingkungan tempat
kita tinggal, tampaknya memuji belum menjadi kebiasaan. Kita sendiri dibesarkan
tanpa banyak menerima pujian dari orangtua atau orang-orang sekitar. Teguran,
kritik, atau koreksi, tampaknya lebih akrab dengan kita. Akan tetapi, karena
ternyata manfaat pujian ini begitu besar, kita layak menjadikannya sebagai
kebiasaan dalam membesarkan generasi anak-anak kita.
Pujian diinginkan semua anak
tanpa kecuali. Karena anak membutuhkan dan menginginkan pujian, maka mereka
akan selalu berusaha dengan segala cara untuk mendapatkannya. Jika orangtua
menyediakan pujian ketika anak melakukan perilaku yang baik, maka anak akan
memahami bahwa melakukan perilaku baik tersebut adalah jalan untuk memperoleh
apa yang diinginkannya, yaitu pujian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar