Tetap Bersikap Konsisten Walaupun Sulit


Pikirkan masa depan
Kadang-kadang, mengatakan “tidak” dan bersikap konsisten bukanlah hal gampang. Tindakan itu dapat menyakiti hati. Kebanyakan orangtua tidak bersifat konsisten. Kita mengatakan hal-hal yang tidak kita maksudkan. Kita mengatakn “tidak” dan kemudian menyerah kalah. Kita tidak menindaklanjutinya. Dengan sedikit rengekan, kebanyakan di antara kita mengubah “tidak” menjadi “ya”. Suatu hari kita membiarkan kenakalan-kenakalan. Hari-hari yang lain kita menjadi seperti sipir penjara.
Beda antara peringatan dan ancaman
Ancaman bukanlah hukuman. Ancaman adalah niat untuk menghukum. Perbedaannya besar. Ancaman adalah kata-kata. Banyak orangtua mengancam karena mereka tidak tahu bagaimana menggunakan hukuman. Apapun alasannya,  ancaman sering membuat kenakalan pada seorang anak bertambah buruk. Ancaman mengajarkan anak-anak Anda untuk tidak memercayai apa yang Anda katakan. Anak-anak mengetahui bahwa ancaman tidak selalu ditegakkan. Ancaman merupakan bentuk inkonsistensi yang diperbesar.
Jangan gunakan kalimat yang mengancam jika anak belum juga beranjak untuk mematuhi perintah Anda. Mengancam dan tidak memberikan kesempatan si kecil untuk berbicara hanya akan mematikan perkembangan kemampuannya untuk berkomunikasi. Bujuk anak sambil kembangkan imajinasinya.
Peringatan sedikit berbeda dengan ancaman. Peringatan dapat manjur kalau Anda jarang menggunakannya. Sebagian besar anak tidak membutuhkan peringatan. Kebanyakan anak tahu mana tingkahlaku yang wajar dan mana yang tidak. Gunakan peringatan hanya kalau anak Anda tidak tahu bahwa ia berperilaku tidak wajar.
Tidak semua orangtua dapat menggunakan peringatan dengan sukses. Hanya orangtua yang memiliki reputasi menindaklanjuti ucapannya mampu menggunakan peringatan. Kalau Anda konsisten menindaklanjuti apa yang Anda katakan, anak Anda akan mendengar adanya sebuah peringatan. Ada jenis peringatan lain yang cukup ampuh, yaitu peringatan waktu. Peringatan waktu sangat membantu baik orangtua maupun anak-anak. Peringatan waktu memberitahu anak-anak Anda sebelumnya bahwa sesuatu sedang diharapkan dari mereka dengan segera. Ini membuat mereka tidak terlalu kaget dan biasanya mendorong mereka untuk lebih mau bekerjasama.

“Lima Menit Lagi,” “Mungkin,” dan “Lihat Saja Nanti”
Banyak orangtua takut mengatakan “tidak”. Banyak yang tidak mengatakan “tidak” hanya karena mereka tidak ingin timbul pembantahan. Ada orangtua yang merasa malu atau bersalah kalau anak mereka marah-marah. Ada juga orangtua yang tidak ingin mengambil tindakan tegas. Jadi banyak orangtua yang menggunakan ungkapan-ungkapan “mengambang”.
Pertanyaan mengambang itu hanya menunda hal yang tak dapat dihindari.  Kadang-kadang menggunakan pernyataan-pernyataan “mengambang” tidak berbahaya. Namun jika terlalu sering, anak Anda akan merengek dan memohon-mohon, berharap Anda akan menyerah. Mengajar anak-anak kadang-kadang dapat berarti mengatakan tidak sekali-kali, akhirilah sebuah pernyataan “barangkali” dengan sebuah kata “tidak”. Boleh jadi anak-anak tidak suka mendengarkan ini. Tidak mengapa. Mereka tak akan mati. Bersikaplah konsisten. Dalam jangka panjang tindakan itu akan berguna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar